Posted on Tinggalkan komentar

Dicipta untuk Kemuliaan Allah

”Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu” (Yes. 43:4).

Israel berharga di mata-Nya. Begitu berharga, hingga Allah merasa perlu menebusnya. Mereka telah dimerdekakan dari Mesir.

Alasan mendasarnya: Allah menjadikan manusia bukan tanpa tujuan. Allah menciptakan manusia untuk kemuliaan-Nya. Tujuan dasar Allah menciptakan manusia ialah untuk memuliakan Dia (Yes. 43:7).

Tak heran, jika Allah sendiri merasa perlu turun ke dunia—menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus—untuk menebus manusia. Sebab manusia memang dicipta untuk sesuatu yang mulia, yakni memuliakan-Allah.

Itu berarti, profesi atau pekerjaan yang kita pilih merupakan sarana untuk memuliakan Allah. Pertanyaannya: apakah tujuan dasar penciptaan itu sudah tergenapi dalam diri Anda?

Selamat Bekerja!

Yoel M. Indrasmoro
Direktur Literatur Perkantas Nasional

Bagikan:

Tinggalkan Balasan