Posted on Tinggalkan komentar

Simon dari Kirene

(Luk. 23:26-32)

”Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu mereka meletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus.”

Entah apa yang ada di benak Simon ketika para prajurit menahan dan memaksanya memikul salib Yesus. Bisa jadi mulanya dia kesal. Sebenarnya tujuan datang ke Yerusalem adalah untuk merayakan Paskah. Namun, sebelum Hari Raya Paskah dia malah dipaksa untuk memikul salib orang yang tidak dikenalnya. Dan Simon tak punya kekuatan untuk menolaknya.

Rasa kesalnya berubah jadi haru ketika menyaksikan banyak perempuan yang menangisi dan meratapi kemalangan Yesus Orang Nazaret. Dia memang bukan tokoh sembarangan. Dari yang di dengarnya Sang Guru adalah pribadi yang suka memberi perhatian terhadap orang biasa. Dan para perempuan itu tampaknya telah merasakan kasih-Nya.

Rasa haru menjadi kekaguman karena Yesus ternyata meminta para peremuan untuk tidak menangisi-Nya, tetapi menangisi diri mereka sendiri. Sang Guru tampaknya sedang bernubuat tentang kejatuhan Yerusalem. Simon menjadi saksi bahwa Yesus, di tengah penderitaan, tidak mengasihani diri-Nya sendiri.

Bisa jadi peristiwa itu mengubah hati Simon. Apalagi setelah Simon melihat bagaimana Yesus mati dan bangkit. Bahkan, mungkin Simon pun ikut merasakan peristiwa Pentakosta.

Lukas memang tidak memberi catatan apa pun tentang Simon dari Kirene ini. Namun, Markus—yang pada awalnya mengarang Injilnya untuk warga jemaat di Roma—merasa perlu memberi tambahan keterangan bahwa Simon adalah bapak dari Aleksander dan Rufus. Bisa jadi keduanya dikenal sebagai tokoh Kristen masa itu. Dalam suratnya kepada jemaat di Roma, Paulus pun menyampaikan salam kepada Rufus dan ibunya.

Peristiwa pada Jumat Agung itu sepertinya tak hanya mengubah Simon, tetapi juga istri dan anak-anaknya.

Yoel M. Indrasmoro
Literatur Perkantas Nasional

Bagikan:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *