Posted on Tinggalkan komentar

Memberkas Bintang

(Ayb. 38:31-33)

”Dapatkah engkau memberkas ikatan bintang Kartika, dan membuka belenggu bintang Belantik? Dapatkah engkau menerbitkan Mintakulburuj pada waktunya, dan memimpin bintang Biduk dengan pengiring-pengiringnya? Apakah engkau mengetahui hukum-hukum bagi langit? atau menetapkan pemerintahannya di atas bumi?”

Allah berbicara soal rasi bintang. Rasi Bintang adalah sekelompok bintang yang berdekatan dan tampak saling berhubungan membentuk suatu konfigurasi khusus. Dan manusia dengan pengetahuannya menamai rasi bintang itu dan menggunakannya untuk memahami arah dan musim.

Dan Allah bertanya kepada Ayub mampukah dia membuka ikatan bintang Kartika atau gugus bintang sebanyak tujuh buah itu? Bintang Belantik adalah gugus bintang yang terdiri atas tiga buah, tampak besar dan berkilauan (dalam gugus bintang Orion). Tentu jawabnya tidak. Hanya Allah yang berkuasa menata ulang bintang-bintang.

Yang dimaksud dengan Mintakulburuj atau zodiak adalah garis lengkung di langit, yang terbagi menjadi 12 bagian, tiap-tiap bagian diberi nama menurut gugusan bintang seperti Aries, Taurus, Gemini, Kanser, Leo, Virgo, Libra, Skorpio, Sagitarius, Kaprikornus, Pises). Dengan itu manusia bisa menentukan musim. Sehingga Allah bertanya, ”Apakah Ayub mampu menerbitkan bintang-bintang itu seturut musimnya.” Jawabannya tentu tidak.

Dengan semua pertanyaan ini Allah mengingatkan Ayub bahwa ia hanyalah manusia belaka. Manusia memang bukan apa-apa dibandingkan dengan Allah. Di hadapan Allah kita hanya patut menyembah dan memuliakan-Nya.

Yoel M. Indrasmoro
Literatur Perkantas Nasional

Bagikan:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *